3 Tahap Cara menjernihkan air Untuk Semua Keperluan

Air adalah elemen yang tidak bisa di lepaskan dari kehidupan manusia, tidak terkecuali bagi yang hidup di padang pasir. Makhluk hidup butuh air untuk hidup dan kehidupan tanpa terkecuali.

Terdapat berbagai macam penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari industry, agrikultur, kebutuhan rumah tangga, dan berbagai aktifitas lingkungan lainnya membutuhkan air dalam kegiatannya; terutama air bersih. Setidaknya, 2,5% air yang ada di bumi adalah air tawar dan itu semua belum tentu dalam keadaan layak konsumsi.


Pentingnya mengetahui cara menjernihkan air sebelum di gunakan

Secara alami bumi kita melakukan filtrasi sendiri semua air yang di serap. Lapisan tanah yang ada akan memfilter air dari daun yang mati, hewan mati, dan berbagai macam benda asing lainnya keluar dari air dan ini merupakan bagian dari proses filtrasi. Namun, karena polusi dari limbah rumah tangga, limbah pabrik, pupuk kimia, dan berbagai sumber kerusakan lainnya menyebabkan air terkontaminasi dan tidak layak untuk di gunakan. Untuk itu di perlukan proses menjernihkan air yang benar dan tepat agar air tersebut bisa di gunakan kembali. Semakin bertambahnya populasi manusia di muka bumi menimbulkan masalah baru, yaitu kurangnya sumber air bersih. Untuk itu, di perlukan cara menjernihkan air yang praktis dan bisa di praktekkan oleh siapa saja. Di sini kita akan membahasa cara menjernihkan air dengan cara konvensional namun efektif dan praktis untuk di coba.

Alat ini merupakan aktifitas yang juga cocok untuk di lakukan oleh anak-anak. Selain belajar siklus air di bumi ini, anak-anak juga akan tercengang dengan alat yang mereka rakit sendiri dari bahan-bahan yang dapat di temukan di rumah.

Tingkat kesulitan :

Pemula

Waktu yang di butuhkan:

60 menit

Apa yang akan anda dapatkan:

Filter air buatan sendiri

Tahap 1 – Mengumpulkan bahan dan alat menjernihkan air

Anda bisa membuat alat filter air dengan menggunakan benda-benda yang biasa di temukan di rumah dan tidak membutuhkan peralatan khusus untuk mengolahnya. Cara berikut dapat di lakukan oleh siapa saja dengan usia berapapun.

Alat dan Bahan

  • Botol bekas atau ember bekas
  • Gelas atau ember penampung lain jika anda menggunakan wadah yang lebih besar
  • Batu kerikil kecil
  • Pasir bersih
  • Arang aktif (anda bisa membuat sendiri)
  • Bola kapas, kain bersih atau filter kopi
  • Tanah gembur
  • Air yang akan di filter
  • Pisau dan gunting
Membuat arang aktif sendiri di rumah

1. Dapatkan arang biasa dari hasil pembakaran kayu

2. Hancurkan arang yang tadi di saat telah dingin sampai benar-benar halus

3. Buat adukan chloride dengan mencampurkannya dengan air, perbandingannya: 1 bagian chloride untuk 3 bagian air. Chloride sendiri tidak bersifat racun dana man untuk di gunakan

4. Dengan larutan chloride tadi, buatlah pasta dengan menambahkan arang yang di haluskan tadi. Konsistensi pasta yang terbentuk dari campuran ini hampir seperti pasta gigi

5. Sebarkan adonan tadi di atas sebuah wadah untuk mengeringkannya

6. Cuci dengan air bersih

7. Panggang dengan suhu 100 derajat Celcius selama 30 menit

Perhatian!

Ketika anda mencampur calcium chloride ke dalam air, maka air akan cukup panas hingga bisa membuat api, jadi berhati-hati dalam menanganinya.

Tahap 2 – Merakit alat menjernihkan air

Merakit alat untuk menjernihkan air ini membutuhkan waktu lebih kurang 1 jam atau kurang jika wadah yang di gunakan berupa botol plastic bekas atau sejenisnya. Kecepatan tetes dari filter berpengaruh seberapa cepat hasil yang akan di peroleh. Dengan menggunakan bahan-bahan yang meniru siklus air di bumi, anda atau anak-anak yang mengikuti tutorial cara menjernihkan air ini akan memahami proses filtrasi air dan bagaimana membuat filter air yang benar-benar bekerja dengan baik.

Merakit alat penjernih air:

  • Potong bagian bawah botol bekas dengan pisau atau gunting
  • Letakkan botol yang telah di potong tadi secara terbalik di wadah penampungan sehingga bagian bawah berada di atas
  • Taruh filter kopi, kain bersih atau bola kapas ke dalam botol sebagai lapisan pertama filter air kita. Lapisan pertama ini setidaknya memiliki ketebalan 3 hingga 5 cm.
  • Tambahkan arang aktif di atas lapisan pertama tadi sebagai lapisan berikutnya dengan ketebalan sekitar 3 cm
  • Di atas lapisan arang, tambahkan batu kerikil sebagai lapisan ketiga dengan tebal sekitar 5 cm
  • Lapisi lagi dengan pasir bersih yang telah anda siapkan sebelumnya dengan ketebalan sekitar 10 cm
  • Tambahkan lagi kerikil sebagai lapisan terakhir dan sisakan sedikit ruang

Oke, sekarang alat menjernihkan anda telah jadi dan siap untuk di gunakan dan anda siap untuk tahap terakhir, tahan pengujian

Tahap 3 – Pengujian alat penjernih air

Kita tidak bisa tahu sampai sejauh mana keberhasilan percobaan menjernihkan air ini bekerja, kecuali dengan melakukan tes dan pengulangan hingga mendapatkan hasil yang di inginkan. Cobalah alat penjernih air yang telah di rakit tadi dengan berbagai macam air yang bisa anda temukan di sekitar, temukan perbedaan hasil filtrasi air tersebut dengan alat penjernihan dengan struktur lapisan yang berbeda-beda.

Anda bisa menggunakan campuran bahan-bahan lain seperti mengganti kerikil dengan kelereng atau menambahkan lapisan baru yang berasal dari gabus.


Konsep dasar menjernihkan air untuk semua kebutuhan

Terdapat 5 konsep dasar dalam cara menjernihkan air, yaitu: aerasi, koagulasi, sedimentasi, filtrasi dan desinfeksi. Proyek yang anda lakukan di atas melewati empat konsep di atas.

Aerasi merupakan tahap menambahkan udara ke dalam air, memungkinkan gas yang terkurung keluar dan memasukkan oksigen ke dalam air. Koagulasi adalah proses di mana kotoran dan bahan lain menjadi partikel yang menggumpal dan lengket secara kimiawi. Pada tahap ini, air menjadi lebih jernih dan menghilangkan warna yang keruh. Sedimentasi menjadikan kumpulan partikel-partikel yang menggumpal berhenti pada tahap ini dengan bantuan gravitasi. Air selanjutnya siap untuk lanjut ke tahap selanjutnya, yaitu tahap filtrasi. Filtrasi memisahkan partikel padat yang tersisa dari air sehingga air menjadi jernih dan tidak lagi berwarna.

Disinfeksi adalah proses terakhir, di mana air di bersihkan dari bakteri dan mikro organisme lain yang buruk dengan cara kimiawi. Bakteri ini akan berakibat buruk bagi kita untuk meminumnya dan bisa saja menjadi penyebab sakit parah pada manusia, hewan maupun tumbuhan.

Karena kita tidak melakukan proses disinfeksi, maka air yang telah di jernihkan tadi belum aman untuk di minum secara langsung.

Title 3 Tahap Cara Menjernihkan Air Untuk Semua Keperluan
3 Step to Filter Water For All Purposes
Keyword Cara menjernihkan air
Tags #lingkungan, #bumi, #hutan, #hidupsehat

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *